peningkatan

Peningkatan Tata Kelola Perikanan Berbasis Pendekatan Ekosistem dan Partisipasi Masyarakat

Perikanan merupakan sektor strategis yang tidak hanya berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi nasional, tetapi juga menjadi tumpuan utama bagi jutaan masyarakat pesisir di Indonesia. Namun, kompleksitas tantangan yang dihadapi sektor ini mulai dari degradasi sumber daya, perubahan iklim, hingga tekanan ekonomi global menuntut adanya perbaikan sistem pengelolaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan perikanan yang lebih baik, HIKPI Probolinggo (Himpunan Kelautan dan Perikanan Indonesia Probolinggo) merancang sebuah sistem pendukung yang berbasis informasi dan mengedepankan pendekatan partisipatif. Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk memastikan bahwa strategi pengelolaan perikanan dapat disesuaikan secara dinamis dengan kondisi sosial, ekonomi, dan ekologis yang terus berubah di tingkat lokal maupun nasional.

Salah satu pilar utama dari inisiatif ini adalah pengumpulan informasi lapangan secara komprehensif. Data yang dikumpulkan meliputi berbagai aspek penting, mulai dari kondisi stok ikan, ekosistem laut, teknik penangkapan, hingga aspek sosial ekonomi masyarakat nelayan. Informasi ini menjadi dasar yang kuat untuk menyusun kebijakan pengelolaan yang tepat sasaran dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.

Namun, informasi yang baik tidak akan bermakna tanpa pelibatan langsung dari para pemangku kepentingan. Oleh karena itu, HIKPI Probolinggo menempatkan partisipasi aktif masyarakat, lembaga pemerintah, akademisi, dan sektor swasta sebagai inti dari proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Pendekatan kolaboratif ini bertujuan untuk membangun kesepahaman bersama, mengurangi potensi konflik pemanfaatan sumber daya, serta memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap kebijakan yang diterapkan.

Inisiatif ini juga menyasar penguatan kapasitas teknis dan kelembagaan, baik di tingkat komunitas maupun institusi formal. Melalui pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kelembagaan lokal seperti kelompok nelayan atau koperasi perikanan, HIKPI Probolinggo mendorong terciptanya sistem yang mandiri dan berdaya saing. Kapasitas yang kuat memungkinkan masyarakat untuk mengelola sumber daya secara efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Seluruh upaya tersebut didasarkan pada prinsip-prinsip Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM), yaitu pendekatan pengelolaan perikanan yang mempertimbangkan keterkaitan antara aspek ekologi, sosial, dan ekonomi secara seimbang. EAFM menekankan bahwa kelestarian ekosistem laut harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui pendekatan ini, pengelolaan perikanan tidak lagi sekadar bertumpu pada hasil tangkapan semata, tetapi juga mencakup pelestarian habitat, pemulihan populasi ikan, serta keberlanjutan mata pencaharian masyarakat.

Dengan mengintegrasikan data, partisipasi, dan prinsip ekosistem, HIKPI Probolinggo berupaya membangun sistem pengelolaan perikanan yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap berbagai tantangan yang dihadapi. Sistem ini dirancang agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi lingkungan maupun dinamika sosial-ekonomi yang terus berkembang.

Melalui kerja kolaboratif dan inovatif, HIKPI Probolinggo percaya bahwa masa depan perikanan Indonesia dapat diarahkan menuju model pengelolaan yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan. Tidak hanya untuk generasi saat ini, tetapi juga sebagai warisan yang berharga bagi generasi mendatang.

DEWAN HIKPI PROBOLINGGO

ketua pembina
IR. Budi Kusuma, M.SC.
Ketua Pembina
bendahara
Rani Ayu Jayanti
Bendahara
ketua pengawas
I Wayan Eka Pangestu, MS, PH.D.
Ketua Pengawas

Hubungi Kami

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami melalui contact dibawah ini

Email

info@hikpiProbolinggo.org

Website

www.hikpiProbolinggo.org

Alamat

Jl. Teuku Umar, Mangunharjo, Kec. Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur 67217

Jam Kerja

8:00 - 17:00 WIB

© Copyright 2022 Hikpi Probolinggo. All Rights Reserved.